
Ada berbagai cara membuat partisi hardisk, baik yang dilakukan sebelum komputer terinstal sistem operasi maupun setelah komputer terinstal sistem operasi (windows, linux, atau yang lainnya), dimana cara tersebut bisa dilakukan dengan bantuan tool atau software partisi maupun dengan tool bawaan dari sistem operasi yang diinstal di komputer. Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat partisi hardisk (dalam hal ini komputer telah diinstal dengan sistem operasi windows) :
1. Cek kondisi hardisk dan scan hardisk dengan cara klik Start, Programs, Accessories, System Tools, ScanDisk, klik Thorough, dan centang pada kotak Automatically fix errors box, kemudian click Start. Hal ini akan memakan waktu cukup lama dan tergantung dari besarnya kapasitas hardisk Anda.
2. Tentukan jumlah partisi hardisk yang akan dibuat dan tentukan masing-masing kapasitas dari tiap-tiap partisinya.
3. Download gratis dan install tool atau free software partisi (pilih salah satu saja) berikut ni : MiniTool Partition Wizard, EASEUS Partition Master, Partition Manager 11 Free Edition. Atau jika anda pengguna Windows 7 anda dapat menggunakan software bawaan asli pada Windows 7
4. Setelah diinstall salah satu dari software partisi hardisk itu, jalankan softwarenya dan baca di menu Help apabila Anda merasa ada kesulitan dalam menjalankan software partisi hardisk tersebut.
5. Restart komputer dan mereorganisasi
Setelah partisi dibuat, reboot komputer untuk menyelesaikan proses. Dan apabila sudah selesai, sekarang Anda sudah memiliki partisi hardisk yang baru.
6. Jika ada masalah atau problem pada partisi hardisk yang baru karena tidak bisa diakses, maka lakukanlah format pada partisi hardisk yang baru tersebut.
Demikianlah hal-hal yang harus dilakukan dalam rangka membuat partisi hardisk.